Laman

Pages

February 28, 2012

View Rocks From a Satellite View to a Microscopic View

Selamat Pagi...!!!


Senang rasanya bisa jumpa lagi dengan sobat sekalian pada hari ini. Pada postingan yang sebelumnya saya menyajikan sebuah judul 'Melihat Bumi dalam Berbagai Sudut/Posisi'.. Untuk sekarang ini saya ajak teman-teman untuk melihat batuan bila dilihat melalui satellite sampai detailnya secara microscopic.

Untuk lebih jelasnya bisa dilihat sajian di bawah ini....

*klik setiap objek pada gambar, untuk melihat detailnya...

Sajian ini saya berikan semata-mata untuk mengetahui bahwasanya bumi ini tersusun oleh batuan dan mineral.... Batuan bisa terbentuk dari satu jenis mineral saja dan bisa terbentuk dari beberapa mineral....

February 26, 2012

Jurnal Geologi Indonesia Vol. IV No.1-4

Jurnal Geologi Indonesia
Tahun 2009

Jurnal Geologi Indonesia

Selamat sore kawan-kawanku semua, pada hari ini kita berjumpa lagi dengan Jurnal geologi Indonesia. Melanjutkan dari postingan sebelumnya yakni Jurnal Geologi Indonesia tahun 2008. Jurnal-jurnal ini sangat bermanfaat bagi kita terutama yang ingin mengetahui hal-hal yang terjadi pada bumi ini...
Jurnal ini terkumpul di Badan Geologi Indonesia...

A. Vol. 4 No. 1 March 2009

Vol. 4 No. 1 March 2009Table of Content



B. Vol. 4 No. 2 June 2009

Vol. 4 No. 2 June 2009Table of Content

6. Evolusi Bentuklahan daerah Manado dan sekitarnya, Sulawesi Utara   by Soemantri Poedjoprajitno.

C. Vol. 4 No. 3 September 2009

Vol. 4 No. 3 September 2009Table of Content


D. Vol. 4 No. 4 December 2009

Vol. 4 No. 4 December 2009Table of Content


Sekian dulu postingan saya kali ini... terimakasih atas kunjungan n komentarnya...
bila berkenan silahkan diunduh dan dibaca, serta dipahami, hehe.... Untuk Jurnal Geologi Tahun 2010, tunggu dipostingan berikutnya..... Semoga Bermanfaat..

Happy blogging...

February 24, 2012

Awards : Angel Friends-Sahabat Blogger-Unbeatable Friend

Assalamu'alaikum sahabat-sahabat ku

Hari Jum'at ini senang sekali karena saya mendapatkan award lagi yang kelima, keenam, ketujuh, dan kedelapan...Sesuai yang di judul postingan, itulah yang diberikan sahabat-sahabat yang dengan kerendahan hatinya mau memberikan award kepada blog ini. Semua award ini saya terima dengan senang hati dan semoga sahabat yang memberikan award ini semakin jaya untuk memajukan blog masing-masing. Mereka adalah para sahabat yang baik dan selalu berkunjung kemari malahan tuk memberikan support kepada blog ini. Dan mereka adalah....

1. Award ke-Lima oleh : sahabat Mipta-Share




2. Award ke-Enam dan ke-Tujuh oleh : sahabat Gue Muda







3. Award Ke-Delapan oleh : sahabat TroubleMaker [Richa (icha)]




Terima kasih banyaaaaak saya ucapkan kepada Mipta-Share, Gue Muda, dan TroubleMaker [Richa (icha)]. Tak ada salahnyya bila teman-teman berkunjung ke blog-blog mereka, karena disana menyajikan beragam informasi yang bermanfaat bagi kita, baik untuk menambah pengetahuan ataupun sekedar untuk mencari trik blogging / software terbaru.

*Untuk kali ini earth-inside tidak membagikan award ini ke teman-teman selanjutnya.... mungkin dilain waktu...
Namun bila ada sahabat yang ingin dapet award dari blog ini bisa mengunjungi postingan saya  Award Lagi Dari Sahabat dan Untuk Sahabat

silahkan klik gambar award tersebut bila ingin mengunjungi blog sahabat-sahabat kita yang baik ini...

Keep Spiriiiit...!!!
Keep Blogging...!!!
Keep Friendshiiiip...!!!

February 22, 2012

Jurnal Geologi Indonesia Vol. III No.1-4

Jurnal Geologi Indonesia
Tahun 2008

Jurnal Geologi Indonesia

Selamat sore kawan-kawanku semua, pada hari ini sampailah kita pada Jurnal geologi Indonesia. Jurnal-jurnal ini sangat bermanfaat bagi kita terutama yang ingin mengetahui hal-hal yang terjadi pada bumi ini...
Jurnal ini terkumpul di Badan Geologi Indonesia...

A. Vol. 3 No. 1 March 2008

Vol. 3 No. 1 March 2008 Table of Content

1. Amblesan di daerah Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur   by Untung Sudarsono, Indra Budi Sudjarwo.

2. Batubara Formasi Warukin di daerah Sampit dan sekitarnya, Kalimantan Tengah   by Kusnama.

3. Petrologi - geokimia batuan Gunung Api Tampomas dan sekitarnya   by Mesker H.J. Dirk.

4. Gumuk gunung api purba bawah laut di Tawangsari - Jomboran, Sukoharjo - Wonogiri, Jawa Tengah   by Gendoet Hartono, Adjat Sudradjat, Ildrem Syafri.

5. Karakterisasi sumber gempa Yogyakarta 2006 berdasarkan data GPS   by Cecep Sulaeman, Lestari Cendekia Dewi, Wahyu Triyoso.

B. Vol. 3 No. 2 June 2008

Vol. 3 No. 2 June 2008Table of Content

1. Petrogenesis batuan vulkanik daerah tambang emas Lebong Tandai, Provinsi Bengkulu, berdasarkan karakter geokimianya   by Iskandar Zulkarnain.

2. Vulkanisme kompleks Gunung Patiayam di Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Provinsi Jawa Tengah   by Sri Mulyaningsih, Sutikno Bronto, Ari Kusnaedi, I. Simon, I. W. Prasetyanto.

3. Aplikasi statistika dalam menentukan nilai karakteristik tanah: sebuah studi pustaka   by Budhi Setiawan.

4. Kaitan antara karakteristik pantai Provinsi Sumatera Barat dengan potensi kerawanan tsunami   by Yudhicara.

5. The origin of Cihara granodiorite from South Banten   by Udi Hartono, Ildrem Syafri, Reza Ardiansyah.

C. Vol. 3 No. 3 September 2008

Vol. 3 No. 3 September 2008Table of Content

1. Gunung Api purba Watuadeg: Sumber erupsi dan posisi stratigrafi   by Sutikno Bronto, Sri Mulyaningsih, Gendoet Hartono, B. Astuti.

2. Reaktivitas Sesar Kaligarang, Semarang   by Soemantri Poedjoprajitno, J. Wahyudiono, Akbar Cita.

3. Pencemaran air raksa (Hg) sebagai dampak pengolahan bijih emas di Sungai Ciliunggunung, Waluran, Kabupaten Sukabumi   by Widodo.

4. Estimation of Bouguer Density Precision: Development of Method for Analysis of La Soufriere Volcano Gravity Data   by Hendra Gunawan, Micheldiament, Valentin Mikhailov.

5. Fasies dan lingkungan pengendapan Formasi Bobong berumur Jura sebagai pembawa lapisan batubara di Taliabu, Kepulauan Sanana-Sula, Maluku Utara   by Kusnama.

6. Mineralisasi pada batuan induk batugamping di daerah Lepadi, Dompu, Nusa Tenggara Barat   by Danny Zulkifli Herman.

D. Vol. 3 No. 4 December 2008

Vol. 3 No. 4 December 2008 Table of Content

1. Litostratigrafi dan sedimentasi Formasi Kebo dan Formasi Butak di Pegunungan Baturagung, Jawa Tengah Bagian Selatan   by Surono.

2. Micromorphological Characterization of Some Volcanic Soil In West Java   by Mahfud Arifin, Rina Devnita.

3. Potensi air tanah di cekungan air tanah Sambas, Provinsi Kalimantan Barat   by Robi S. Hidayat.

4. Deep Sea Sediment Gravity Flow Deposits in Gulf of Tomini, Sulawesi   by Dida Kusnida, Subarsyah.

5. Seismotektonik dan Potensi Kegempaan Wilayah Jawa   by A. Soehaimi.

6. Tsunamigenik di Selat Sunda: Kajian terhadap katalog Tsunami Soloviev   by Yudhicara, Kris Budiono.

Sekian dulu postingan saya kali ini... terimakasih atas kunjungan n komentarnya...
bila berkenan silahkan diunduh dan dibaca.... Untuk Jurnal Geologi Tahun 2009, tunggu dipostingan berikutnya..... Semoga Bermanfaat..

February 21, 2012

Jurnal Geologi Indonesia Vol. II No.1-4

Jurnal Geologi Indonesia
Tahun 2007

Jurnal Geologi Indonesia

Selamat malam sahabat, seperti apa yang saya katakan pada postingan sebelumnya, bahwa jurnal ini akan saya sajikan secara berkala, karena tidak memungkinkan untuk disajikan secara langsung semuanya....
Nah, pada kesempatan kali ini saya share JurnalGeologi Indonesia Vol II No. 1-4 dari Badan Geologi Indonesia ... silahkan disimak dan bila perlu diunduh untuk dibaca kemudian...

A. Vol. 2 No. 1 March 2007

Vol. 2 No. 1 March 2007Table of Content

1. Evolusi pengendapan sedimen Kuarter di daerah utara Air Musi, Kota Palembang - Sumatera Selatan   by Herman Moechtar.

2. Hydrothermal system of the Papandayan Volcano, West Java, Indonesia and its geochemistry evolution of thermal water after the November 2002 eruption   by Agnes Mazot, Alain Bernard, Igan Supriatman Sutawidjaja.

3. Mekanisme erupsi ignimbrit Kaldera Maninjau, Sumatera Barat   by Agung Pribadi, Eddy Mulyadi, Indyo Pratomo.

4. Gunung api maar di Semenanjung Muria   by Sutikno Bronto, Sri Mulyaningsih.

5. Indikasi mineralisasi epitermal emas bersulfida rendah, di Wilayah Kecamatan Bonjol, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat   by Hamdan Z. Abidin, Bhakti H. Harahap.

B. Vol. 2 No. 2 June 2007

Vol. 2 No. 2 June 2007 Table of Content

1. Korosifitas air terhadap fondasi beton, kasus di daerah Tapin, Kalimantan   by Bethy Carolina Matahelumual.

2. Determinasi sumber tekanan dan analisis regangan utama di Gunung Api Papandayan untuk mengetahui korelasi dengan kegempaan   by Ony Kurnia Suganda, Dina Anggreni Sarsito, Hasanuddin Zaenal Abidin, Aris Kusnandar.

3. Kemungkinan sebaran zirkon pada endapan placer di Pulau Kalimantan   by Danny Zulkifli Herman.

4. Hubungan antara diagenesis, reflektan vitrinit, dan kematangan batuan pembawa hidrokarbon batuan sedimen Miosen di Cekungan Bengkulu   by Rachmat Heryanto.

5. Penentuan status mutu air dengan sistem STORET di Kecamatan Bantar Gebang   by Bethy Carolina Matahelumual.


C. Vol. 2 No. 3 September 2007

Vol. 2 No. 3 September 2007Table of Content

1. Kemungkinan keterdapatan hidrokarbon di Cekungan Bengkulu   by Rachmat Heryanto.

2. Interpretasi mineralisasi epitermal berdasarkan studi ubahan hidrotermal dan tekstur urat kuarsa di kawasan hutan lindung Taliwang, Nusa Tenggara Barat   by Danny Zulkifli Herman.

3. Asal-usul pembentukan Gunung Batur di daerah Wediombo, Gunungkidul, Yogyakarta   by Gendoet Hartono, Sutikno Bronto.

4. Evaluasi awal kerentanan pelulukan/likuefaksi daerah Kendal dan sekitarnya, Jawa Tengah   by Ungkap M. Lumbanbatu, Suyatman Hidayat.

5. Gerakan struktur dan kaitannya dengan faktor kendali tektonik, berdasarkan analisis stratigrafi; Studi kasus geologi kuarter terhadap fase perkembangan Danau Tondano purba sepanjang Remboken - Kakas, Kec. Remboken dan Kec. Kakas, Tomohon, Sulawesi Utara   by Herman Moechtar, Indyo Pratomo, Herman Mulyana, Soemantri Poedjoprajitno.

D. Vol. 2 No. 4 December 2007

Vol. 2 No. 4 December 2007Table of Content

1. Berau coal in East Kalimantan; Its petrographics characteristics and depositional environment   by Nana Suwarna, Bambang Hermanto.

2. Genesis endapan aluvium Dataran Purworejo Jawa Tengah; Implikasinya terhadap sumber daya geologi   by Sutikno Bronto.

3. Multi-geohazards of Ende city area   by Igan Supriatman Sutawidjaja, Sugalang.

4. Characteristics of volcanic gas correlated to the eruption activity; Case study in the Merapi Volcano, periods of 1990-1994   by Priatna, Eka Kadarsetia.

5. Karakteristik batubara di Cekungan Bengkulu   by Rachmat Heryanto, Suyoko.

Sekian dulu postingan saya kali ini... terimakasih atas kunjungan n komentarnya...
bila berkenan silahkan diunduh dan dibaca.... Untuk Jurnal Geologi Tahun 2008, tunggu dipostingan berikutnya..... Semoga Bermanfaat..

Tell me, and I will forget

Show me and I will remember

Involve me, and I will understand

February 20, 2012

Jurnal Geologi Indonesia Vol. I No.1-4

Jurnal Geologi Indonesia
Tahun 2006

Jurnal Geologi Indonesia


Selamat siang kawan-kawan, setelah beberapa hari yang lalu saya share 'Majalah geologi' sekarang saya akan share pada kawan kawan mengenai kumpulan Jurnal Geologi Indonesia. Jurnal Geologi Indonesia ini mulai diterbitkan versi digitalnya sejak tahun 2006 sampai sekarang.

Nah, sekarang Jurnal Geologi Indonesia pada postingan kali ini saya mulai dari yang tahun 2006, dan tidak ada salahnya kan untuk dipelajari, karena ilmu tak pernah basi kan... hehehe


A. Vol. 1 No. 1 March 2006

Vol. 1 No. 1 March 2006Table of Content

1. Permian Mengkarang coal facies and environment, based on organic petrology study  by Nana Suwarna.

2. Potensi sumber daya geologi di daerah Cekungan Bandung dan sekitarnya   by Sutikno Bronto, Udi Hartono.

3. Coalbed methane potential and coal characteristics in the Lati region, Berau basin, East Kalimantan   by Nana Suwarna, Bambang Hermanto, Torkis Sihombing, Kusdji Darwin Kusumah.

4. Potensi batuan sumber (source rock) hidrokarbon di Pegunungan Tigapuluh, Sumatera Tengah   by Rachmat Heryanto, M. Heri Hermiyanto Zajuli.

5. Tinjauan terhadap tailing mengandung unsur pencemar Arsen (As), Merkuri (Hg), Timbal (Pb), dan Kadmium (Cd) dari sisa pengolahan bijih logam   by Danny Zulkifli Herman.

6. Characterization of volcanic deposits and geoarchaeological studies from the 1815 eruption of Tambora volcano   by Haraldur Sigurdsson, Igan Supriatman Sutawidjaja, Lewis Abrams.

B. Vol. 1 No. 2 June 2006

Vol. 1 No. 2 June 2006

Table of Content

1. Fasies gunung api dan aplikasinya   by Sutikno Bronto.

2. Geokimia regional Sulawesi bagian Utara percontoh endapan sungai aktif -80 mesh   by Sabtanto Joko Suprapto.

3. Devastating landslides related to the 2002 Papandayan eruption   by Rudi Dalimin Hadisantono.

4. Stratigrafi gunung api daerah Bandung Selatan, Jawa Barat   by Sutikno Bronto, Achnan Koswara, Kaspar Lumbanbatu.

5. Perkembangan Geologi pada Kuarter Awal sampai Masa Sejarah di Dataran Yogyakarta   by Sri Mulyaningsih, Sampurno, Yahdi Zaim, Deny Juanda Puradimaja, Sutikno Bronto, Darwin Alijasa Siregar.

C. Vol. 1 No. 3 September 2006

Vol. 1 No. 2 June 2006Table of Content

1. Sebaran akuifer dan pola aliran air tanah di Kecamatan Batuceper dan Kecamatan Benda Kota Tangerang, Propinsi Banten   by Mohamad Sapari Dwi Hadian, Undang Mardiana, Oman Abdurahman, Munib Ikhwatun Iman.

2. Dinamika pengendapan lahar permukaan pada alur-alur lembah di bagian selatan Gunung Api Merapi, Yogyakarta   by Sri Mulyaningsih, Sampurno, Yahdi Zaim, Deny Juanda Puradimaja, Sutikno Bronto.

3. Pertumbuhan Gunung Api Anak Krakatau setelah letusan katastrofis 1883   by Igan Supriatman Sutawidjaja.

4. Karakteristik mineralisasi epitermal di Daerah Taran, Hulu Kahayan, Kalimantan Tengah berdasarkan studi mikroskopis, X-Ray Diffraction (XRD), dan inklusi fluida   by Danny Zulkifli Herman.

5. Permasalahan dan Strategi Pembangunan Lingkungan Berkelanjutan Studi Kasus: Cekungan Bandung   by Setiawan Wangsaatmaja, Arwin Sabar, Maria Angela Novi Prasetiati.

D. Vol. 1 No. 4 December 2006

Vol. 1 No. 2 June 2006 Table of Content
1. Perbandingan karakteristik lingkungan pengendapan, batuan sumber, dan diagenesis Formasi Lakat di lereng timur laut dengan Formasi Talangakar di tenggara Pegunungan Tigapuluh, Jambi   by Rachmat Heryanto.

2. Karakteristik kimiawi air danau kawah Gunung Api Kelud, Jawa Timur pasca letusan tahun 1990   by Eka Kadarsetia, Sofyan Primulyana, Pretina Sitinjak, Ugan Boyson Saing.

3. Peningkatan kegiatan Gunung Api Tangkubanparahu Jawa Barat pada bulan April 2005   by Isya Nurahmat Dana, Eka Kadarsetia, Sofyan Primulyana, Muhammad Hendrasto, Asnawir Nasution.

4. Menelusuri kebenaran letusan Gunung Merapi 1006   by Supriati Dwi Andreastuti, Chriss Newhall, Joko Dwiyanto.

5. Klasifikasi gunung api aktif Indonesia, studi kasus dari beberapa letusan gunung api dalam sejarah   by Indyo Pratomo.


Untuk Jurnal tahun 2007, bisa ditunggu dipostingan selanjutnya... OK
Karena kalau dimuat semuanya bakalan kepanjangan... hehehe
Silahkan bagi yang mau mengunduh baik semua maupun beberapa saja, karena jurnal ini bebas didownoad oleh Badan Geologi Indonesia. Semoga bermanfaat...

*Untuk download, klik 'SKIP AD' setelah hitungan 5 detik...

February 16, 2012

Majalah Geologi Volume I, No. 3

Geomagz


Volume I, No.3


Geomagz
Daftar Artikel :

1. Gunung Anak Krakatau, Sang Anak yang Tumbuh Pesat

2. Kerucut Sinder Galunggung

3. Mengejar Nilai Tambah Batubara

4. Super Volcano Krakatau 535 M & Perubahan Peradaban Dunia

5. Geo-circles Majalengka : Hantaman Meteorit Empat Juta Tahun Lalu?

6. Sodom & Gomora


February 15, 2012

Indonesia dan Cincin Api

Selamat malam sahabat...

Adakah yang belum pernah mendengar kata "Ring of Fire" atau "Cincin Api", pasti sebagian ada yang tahu dan ada pula yang belum tahu... Nah pada postingan kali ini saya ambil judul seperti di atas, karena masih berhubungan dengan postingan2 saya yang sebelumnya tentang 'Tektonik Lempeng'




Cincin api merupakan jalur di sepanjang zona subduksi dan jalur gunungapi. Sebagaimana telah kita ketahui, bahwa zona subduksi ini terjadi ketika lempeng samudra dengan lempeng benua bertemu kemudian saling bertumbukan. Pada proses ini pula berlangsung terjadinya gugusan gunungapi disepanjang zona subduksi ini. Zona subduksi ini mengelilingi lempeng pasifik, dimana wilayah Indonesia tidak lepas dari zona cincin api tersebut.

Ring of Fire ini meliputi Pulau Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, Jawa, Sumatra, dan menuju ke Filipina Taiwan, Jepang, Siberia, Alaska, Amerika Utara hingga Amerika Selatan dan seterusnya...


Selain itu, Lingkaran Api Pasifik ini menjadi daerah yang sering mengalami gempabumi dan letusan gunung berapi yang mengelilingi samudra Pasifik. Daerah ini berbentuk seperti tapal kuda dan mencakup wilayah sepanjang 40.000 km. Daerah ini juga sering disebut sebagai sabuk gempa Pasifik. Faktanya  2/3 wilayah Indonesia rawan dampak gempabumi dan letusan gunung berapi karena dilalui jalur    “Ring of Fire.”  Perhatikan peta di samping, warna kuning adalah jalur zona subduksi dan hampir semua wilayah Indonesia di blok kuning, artinya Indonesia benar-benar menyimpan potensi bencana dahsyat (seperti letusan dahsyat yang menciptakan bekas kawah raksasa yang saat ini menjadi Danau TOBA).  Kemudian bandingkan topografi  dan struktur geologi Sumatera, Jawa, Nusa Tenggara, Maluku Utara, Papua hingga Sulawesi Utara memperlihatkan bukti keberadaan lempeng bumi dan patahan serta 154 gunung berapi aktif. Bahkan Jakarta pernah di landa 4 kali gempabumi besar dalam periode 3 abad terakhir.

Secara histografi, Indonesia merupakan wilayah yang sering terjadi gempa bumi dan tsunami. Pasca meletusnya Gunung Krakatau yang menimbulkan tsunami besar di tahun 1883, setidaknya telah terjadi 17 bencana tsunami besar di Indonesia selama hampir satu abad (1900-1996). Bencana gempa dan tsunami besar yang terakhir terjadi pada akhir 2004 di Aceh dan sebagian Sumatera Utara. Lebih dari 150.000 orang meninggal dunia. Tapi gempa bumi terjadi hampir di setiap tahun di Indonesia. Setelah gempa Aceh di akhir 2004, pada 2005 Pulau Nias dan sekitarnya juga dilanda gempa. Sekitar 1000 orang menjadi korban. Akhir Mei 2006 ini, giliran Yogyakarta dan sebagian Jawa Tengah diporakporandakan gempa bumi. Korban meningggal mencapai 5.000 orang lebih.

Berbagai daerah di Indonesia merupakan titik rawan bencana, terutama bencana gempa bumi, tsunami, banjir, dan letusan gunung berapi. Wilayah Indonesia dikepung oleh lempeng Eurasia, lempeng Indo-Australia, dan lempeng Pasifik. Sewaktu-waktu lempeng ini akan bergeser patah menimbulkan gempa bumi. Selanjutnya jika terjadi tumbukan antarlempeng tektonik dapat menghasilkan tsunami, seperti yang terjadi di Aceh dan Sumatera Utara.

Catatan dari Direktorat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (DVMBG) Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral menunjukan bahwa ada 28 wilayah di Indonesia yang dinyatakan rawan gempa dan tsunami. Di antaranya NAD, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Bengkulu, Lampung, Banten, Jateng dan DIY bagian Selatan, Jatim bagian Selatan, Bali, NTB dan NTT. Kemudian Sulut, Sulteng, Sulsel, Maluku Utara, Maluku Selatan, Biak, Yapen dan Fak-Fak di Papua serta Balikpapan Kaltim.

Peta Rawan Gempa di samping menunjukkan 2/3 wilayah Indonesia merupakan area sumber gempa dan atau rawan dampak gempa. Hanya menyisakan area aman (diarsir putih) meliputi pantai timur Sumatera (Riau, sebagian Jambi, Sumatera Selatan), Laut China Selatan, Kalimantan dan Bagian utara Laut Jawa serta perairan Laut Arafuru sebelah Selatan Papua.

Selain dikepung tiga lempeng tektonik dunia, Indonesia juga merupakan jalur The Pasicif Ring of Fire (Cincin Api Pasifik), yang merupakan jalur rangkaian gunung api aktif di dunia. Cincin api Pasifik membentang diantara subduksi maupun pemisahan lempeng Pasifik dengan lempeng Indo-Australia, lempeng Eurasia, lempeng Amerika Utara dan lempeng Nazca yang bertabrakan dengan lempeng Amerika Selatan. Ia membentang dari mulai pantai barat Amerika Selatan, berlanjut ke pantai barat Amerika Utara, melingkar ke Kanada, semenanjung Kamsatschka, Jepang, Indonesia, Selandia baru dan kepulauan di Pasifik Selatan. Indonesia memiliki gunung berapi dengan jumlah kurang lebih 240 buah, di mana hampir 70 di antaranya masih aktif. Zone kegempaan dan gunung api aktif Circum Pasifik amat terkenal, karena setiap gempa hebat atau tsunami dahsyat di kawasan itu, dipastikan menelan korban jiwa manusia amat banyak.

Dan wajar negara kita sering mengalami gempabumi.  Kita sebagai penghuni Indonesia setidaknya selalu berdo'a agar negeri ini walaupun sering terjadi gempabumi, tidak menimbulkan banyak korban jiwa... Amiin.

Sekian, sedikit penjelasan yang saya buat berdasarkan pula sumber-sumber yang membantu... 

So... Happy Blogging...

February 13, 2012

Gerak Lempeng Tektonik

Alhamdulillah pada pagi hari ini saya masih dapat update lagi untuk memosting 'Gerak Lempeng Tektonik', yang mana postingan kali ini merupakan kelanjutan dari yang sebelumnya yakni tentang 'Tektonik Lempeng'.











Setelah kita tahu tentang sejarah perkembangan pengetahuan mengenai tektonik lempeng, sekarang kita masuk ke dalam kajian tektonik lempeng, di mana setiap lempeng tektonik itu memiliki batas. Nah, pada batas ini aktivitas lempeng tektonik bekerja, ada tumbukan, pemekaran, maupun pergeseran, yang semua itu terjadi dalam skala yang luas meliputi kerak benua dan kerak samudera.

Sepanjang yang diketahui gerakan lempeng itu ada tiga (3), yakni :

1. Divergen
   Di sini, lempeng-lempeng bergerak saling menjauh, karena adanya pemekaran pada kerak samudra, dengan pusat pemekaran (spreading center) dan membentuk lantai samudera baru. Berikut ini visualisinya :





















2. Konvergen
   Kebalikan dari divergen, pada konvergen ini lempeng-lempeng saling bertemu dan salah satu menyusup di bawah yang lain. Bisa terjadi pada zona subduksi atau saling bertumbukan (collision). Dan berikut visualisasinya :





















3. Transform
   Lempeng-lempeng di sini saling bersinggungan tanpa merusak lempeng lainnya. Hal ini terjadi karena adanya pergeseran mendatar pada lempeng tektonik (sesar Transform). Berikut visualisasinya :





















Sekian dulu kawan, bagi yang mau menanggapinya, silahkan tulis di kotak komentar... OK

Semoga Bermanfaat

February 4, 2012

Award Lagi Dari Sahabat dan Untuk Sahabat

Selamat pagi semua......

Hari ini rasanya senang sekali, karena belum sempat posting lagi tentang geologi, udah dapet award lagi. kali ini dari sahabat  Bisnis Online Blog dan 4kopisusu online serta zhey five yang sekaligus menjadi award yang kedua, ketiga dan keempat saya. Walaupun award ini sudah diberikan beberapa hari yang lalu namun baru saya posting hari ini... hehehe. Ketiga sahabat ini orangnya baik dan dapat memotivasi saya untuk terus berarya dalam dunia blog ini. Dan di bawah ini adalah award yang diberikan pada saya..

1. Awards yang kedua datang dari sobat Bisnis Online Blog :



2. Dan inilah awards yang ketiga, pemberian dari sobat 4kopisusu online :


3. Untuk awards yang keempat, pemberian dari sobat zhey five :


Dengan demikian saya ucapkan banyak terima kasih pada sobat yang telah memberi award untuk blog ini, semoga ikatan persahabatan kita dan untuk semua sahabat blogger menjadi semakin kuat. Hal ini juga sangat memotivasi saya untuk terus mengembangkan blog earth-inside agar lebih bermanfaat kedepannya...

>>>>  Selain dapat award dari sahabat blogger, kali ini saya juga akan memberi award yang saya buat untuk sahabat-sahabat yang banyak mensupport kelangsungan blog ini. Award nya seperti di bawah ini :


Dan yang berkesempatan menerima award dari saya saat ini adalah sahabat-sahabat berikut :
Dan akan saya berikan AWARD kepada sahabat yang berkomentar pada postingan ini, walaupun belum tertera pada nama-nama di atas.... Karena award ini untuk sahabat-sahabat earth-inside yang setia berkunjung dan mensupport blog ini...

Kepada sahabat yang mendapatkan award bila berkenan dapat mengambilnya di sini...
Semoga dengan adanya award ini, tali sillaturrahmi kita sesama blogger jadi lebih erat.
So... Happy blogging and Maju terus bloggers Indonesia.... !!!!